Mungkin foto ini gag terlalu penting buat sebagian masyarakat Indonesia, dan mungkin juga sama sekali gag terlintas buat kita untuk memikirkan foto ini. Tapi ijinkan aku buat cerita sedikit bagaimana caranya foto ini bisa nyampe nyasar ke blog ini…
jadi begini teman-teman, tanggal 9 Maret 2013 kemarin aku pergi ke kota Wonosobo bareng temen sekampus.buat silaturrahim bareng anak-anak BEM Solo, semarang dan Wonosobo. jadi bisa dikatakan aku ini pengurus BEM di kampus..heheheehehe..sok dikit ah….
Nah, foto ini aku ambil waktu jalan-jalan pagi di alun-alun Kabupaten Wonosobo.
jadi pada saat itu kondisinya di alun-alun penuh sesak dengan ribuan orang yang berjualan maupun jalan-jalan pagi ataupun sekedar refresing. disanalah aku melihat seseorang yang berjualan, yang menurutku sudah selayaknya orang ini untuk menikmati masa tuanya….
namun saya berpikir, apakah hanya orang tua ini saja yang masih berjuang berjualan untuk menyukupi kebutuhannya…? seketika, aku mencoba memutari alun-alun yang bagiku sangat amatlah luas sehingga tak terasa helaan nafas ini mulai terasa berat. namun selama itupun, ku merasakan lelah letih, tak satu pun ku temukan orang tua selain di foto ini..
sempat terfikir di benakku, seberapa kuatkan orang tua ini menjalani hidup?
seberapa ikhlaskah dalam menjalani kesehariannya..?
dan apakah tak ada satupun sanak famili dan orang terdekat membantunya agar lebih bisa merasakan kebahagiaan di sisa-sisa hidupnya..?
dan kadang yang paling ironis dalam hatiku, dimana orang-orang berdasi, orang-orang kantoran, orang-orang yang memiliki harta yang mampu menenggelamkan mereka….???
dan yang sampai sekarang aku tidak habis pikir, dimana wakil rakyat?? dimana? dimana?
yang sejatinya mensejahterakan rakyatnya.
apakah mereka itu memang sudah buta akan harta, sehingga hati nurani mereka terjual…??????
” Tuhan, dimanakah sila-sila yang sudah tersusun rapih dari 1 sampai 5 yang sesungguhnya sila–sila itulah tuntunan bagi orang-orang tak mampu untuk mendapatkan hidup yang lebih layak….”
Bagiku,
keadilan yang terjadi saat ini bukanlah keadilan untuk rakyat, namun keadilan untuk wakil rakyat…………….
2 komentar:
go blogging ... mas rifkil ..
ya mas chandra.....
mohon di bantu..
Posting Komentar